(Disampaikan Didalam Diskusi IKEM Jilid I Eksplorasi Nilai)
Oleh: Ronald Reagen[1]
Mendirikan Negara hukum tidak sama dengan memancangkan sebuah papan nama dan sim salabim semua selesai. Itu baru awal dari pekerjaan besar membangun sebuah proyek raksasa yang bernama Negara hukum. Tanpa memahaminya sebagai demikian, kita akan mengalami kekecewaan, bahkan mungkin rasa frustasi. Disebut proyek raksasa, oleh karena yang kita hadapi adalah sebuah pekerjaan yang melibatkan begitu banyak sector kehidupan, Read More: Mengagas Hukum yang Nyaman
Sepanjang tahun 1970 sd 1986 lahan ini dimiliki warga dan diakui hak kepemilikannya berdasarkan aturan adat marga (setingkat camat). Sebagai gambaran terlihat dalam bukti transaksi jual beli lahan tahun 1970 tentang pemindahan hak atas tanah dalam lahan eks HGU BMS dari Pak Abdul Hadi kepada pak Rabani yang diketahui petugas marga bidang pertahanan yang disebut pembarab.
Dalam suatu kerangka perjuangan, kita seringkali mengalami kendala pada fase penyebarluasan permasalahan. Agar masalah tersebut tidak menjadi permasalahan satu kelompok saja akan tetapi menjadi permasalahan banyak orang atau sejumlah besar orang ( a mass of people). Sehingga hal yang paling mendasar dialami dalam upaya mewujudkan perjuangan dalam mendesak suatu perubahan terhadap permasalahan tertentu adalah kepiawaian suatu kelompok dalam menyajiikan sesuatu hal ke banyak orang agar orang terlibat secara emosi dan pikiran terhadap suatu permasalahan.
Jargon politik yang dijadikan sebagai isu central dalam kampanye para kandidat capres dan cawapres memang selalu berubah dan cenderung pragmatig memperhatikan pertimbangan rasional masyarakat agar bisa di dimobilisasi demi penumpukan suara dalam upaya memenangkan pertarungan. Demikian halnya pada pilpres tahun 2009 ini. setiap pasangan kandidat capres dan cawapres masing-masing mengklaim dirinya paling anti neoliberal dan sangat pro dengan ekonomi kerakyatan.
‘Ibarat SMS pesannya telah terkirim’ Demikian ungkap salah satu Bapak yang hadir dalam diskusi tentang Hutan Kemasyarakatan (HKm) yang dilaksanakan Akar di Desa Bajok.